Pemain Sepak Bola Kelas Dunia Berdarah Maluku

Pada artikel kali ini berita maluku tengah akan memberikan informasi tentang dunia sepakbola. Sepak bola memang menjadi di antara topik yang unik untuk dibahas. Ada tidak sedikit hal yang sehubungan dengan sepak bola yang unik untuk dibahas, seperti eksodus anggota klub sepak bola ke klub sepak bola yang lain, strategi yang dipakai dalam pertandingan sepak bola, dan lain-lain. Di samping itu, terdapat satu urusan lagi yang unik untuk dibahas. Yaitu kebangsaan atau keturunan semua pemain sepak bola. Tahukah kita bahwa terdapat pemain sepak bola internasional yang masih memiliki darah Maluku?

  1. Giovanni van Bronckhorst

Pemain sepak bola kesatu yang berdarah Maluku ialah Giovanni van Bronckhorst. Pria yang memiliki panggilan Gio ini bermunculan di Rotterdam. Namun, ayahnya masih berketurunan Indonesia dan sang ibu pun berasal dari Saparua, Maluku Tengah. Sehingga hubungan Gio dengan Maluku masih paling erat. Bahkan, Giovanni masih fasih berkata menggunakan Bahasa Indonesia dengan aksen Indonesia Timur. Saat ini, pemain sepak bola ini bermain sebagai anggota klub Arsenal dan Barcelona.

  1. Wilfred Bouma

Wilfred Bouma ialah mantan pemain belakang PSV Eindhoven. Pemain sepak bola ini familiar sebagai pemain lini belakang sebab bakatnya di posisi tersebut. Wilfred Bouma sempat menjadi pemain sepak bola di Inggris di bawah klub Aston Villa pada tahun 2005 sampai 2010. Setelah itu, ia pulang ke Belanda dan memulai karir sepak bolanya pada tahun 2010. Namun, Wilfred Bouma menyimpulkan untuk gantung bola pada tahun 2013 lalu.

  1. Sergio van Dijk

Jika Anda ialah penggemar setia olahraga sepak bola, Anda barangkali sudah tak asing dengan nama Sergio van Dijk. Pemain sepak bola satu ini pun masih memiliki darah Maluku yang mengalir di tubuhnya. Meskipun melulu sebentar, Sergio van Dijk pernah menjadi anggota klub sepak bola Persib Bandung pada tahun 2016 sampai 2017. Ia pun pernah menjadi pemain sepak bola kesebelasan nasional Indonesia. Sehingga, kita yang setia mengekor perkembangan dunia sepak bola Indonesia mestinya telah tidak asing lagi dengan Sergio van Dijk.

 

Review Film The Pool

 

Telat sejumlah bulan, kesudahannya film thriller Thailand The Pool muncul ke bioskop Indonesia. Film garapan Ping Lumpraploeng ini diperankan Theeradej “Ken” Wongpuapan dan Ratnamon “Grace” Ratchiratham. Berikut review dari BookMyShow.

Sebuah agency berlalu syuting iklan di sebuah empang renang yang telah lama dan jauh dari pemukiman. Salah satu kesebelasan art yang menolong mereka, Day (Theeradej Wongpuapan) berniat tidur dan berjemur dengan alas karet di empang renang. Rekannya telah menguras empang dan mengingatkan Day guna segera naik, namun sebab kelelahan ia tertidur pulas.

Day juga terbangun dan air empang renang mulai mengering dan dia panik sebab kedalaman empang tersebut 6 meter. Day terluka parah sebab mencoba bergama teknik naik ke permukaan tetapi air telah kering sampai setengahnya.

Tanpa disadari, kekasihnya Koy (Ratnamon Ratchiratham) datang diam-diam guna mengejutkan Day dengan melompat ke empang renang. Day juga teriak dan melarangnya guna melompat, naas Koy terkejut dan terpeleset sampai kepalanya terbentur dan jatuh ke empang renang.

Tinggal lah mereka berdua di dalam empang renang yang tidak banyak lagi mengering. Koy juga pingsan dampak benturan dan hadir lah tamu yang tak diundang. Di wilayah tersebut ternyata terdapat seekor buaya lepas. Sialnya, buaya tersebut hadir dan masuk ke dalam empang renang.

Berhasil kah Day mengamankan dirinya dan Koy dari empang renang dan seekor buaya yang terus mengawasi mereka?hehehe,dari pada penasaran  cek terus di sreaming film online .

Review Film The Pool, bisa membuat andaa susah dan panik

The Pool mempunyai ide kisah yang unik perhatian. Terperangkap di dalam empang renang kedalaman 6 meter, tanpa makanan, tanpa air dan jauh dari mana-mana, sampai muncul seekor buaya. Sebuah momok semua orang.

Ditulis dan disutradarai oleh Ping Lumpraploeng, The Pool sukses memberikan ketegangan secara perlahan. Tak butuh thriller yang menggebu-gebu, tiba-tiba saja kamu diciptakan panik dengan adegan-adegan yang tak diduga.

Film ini pun menampilkan sejumlah adegan gore yang membuat anda ngeri. Seperti dalam trailer anda lihat ketika Day mendaki dinding empang renang dan kukunya terlepas. Bersiaplah ngilu dan menjerit dalam hati. Sungguh penonton diciptakan tidak tenang.

Beragam usaha Day mengamankan diri pun membuat pemirsa terbawa suasana. Ibarat penonton diciptakan geregetan sebab sulitnya kabur dari empang renang kedalaman 6 meter. Emosi anda dimainkan oleh film ini.

Untuk visual efek sosok Buaya memang masih tidak cukup begitu maksimal tapi minimal pertarungannya dengan Day lumayan sengit.

Tangguhnya Theeradej “Ken” Wongpuapan

Salah satu yang menculik perhatian ialah akting dari Theeradej “Ken” Wongpuapan. Aktor berusia 41 tahun ini sukses membintangi sosok Day yang tangguh, lantas rapuh putus asa, lantas bangkit kembali.

Namun disayangkan problematika asmaranya dengan Koy agak tidak banyak berlebihan. Tanpa bumbu percintaan rasanya Ken sudah sukses membuat pemirsa menaru iba kepadanya.

Dikisahkan Day mempunyai anjing mempunyai nama Lucky. Nah ketika dirinya terjebak di bawah, Lucky sedang dirantai. Mereka sama-sama terjebak, tetapi Lucky permukaan. Anjing ini adalahkarakter kunci film ini.

The Pool menjadi film thriller yang sukses buat resah dan panik. Segala usaha bertahan hidup dan mengamankan diri dari empang renang bakal memacu adrenalin. Emosi anda benar-benar dimainkan.